Budi menyebut pembahasan terkait bahasa tersebut mulai menunjukkan titik terang.

Ia berharap Uni Eropa dapat menyepakati penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga proses penandatangan I-EU CEPA tidak kembali tertunda.

"Kemarin sudah mulai ada gambaran sih, mudah-mudahan cukup bahasa Indonesia - bahasa Inggris," katanya.