Budi menjelaskan bahwa porsi produk UMKM di gerai ritel modern saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.

Pemerintah bersama asosiasi seperti Aprindo terus melakukan pendampingan agar produk lokal tidak hanya menguasai pasar dalam negeri yang besar, tetapi juga mampu memenuhi kriteria ekspor.

Pemerintah juga memfasilitasi keterhubungan pasar global melalui pameran internasional, program "UMKM Bisa Ekspor", serta berbagai perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang sedang disiapkan untuk memperluas akses pasar luar negeri.