Capaian tersebut juga didukung penjajakan bisnis dan pencocokan usaha (business matching) yang dilakukan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri sejak setahun sebelum pameran.
Melalui upaya itu, calon pembeli dapat mengenal produk dan eksportir Indonesia sebelum menghadiri pameran. Sejumlah calon pembeli juga melakukan kunjungan ke perusahaan dan pabrik hingga mencapai kesepakatan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Mendag juga menambahkan, nilai transaksi TEI masih berpotensi ditingkatkan melalui perbaikan kualitas dan kuantitas produk serta diversifikasi produk ekspor Indonesia.
Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto menilai capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi perdagangan Indonesia yang didukung pasar domestik, keragaman produk, serta sumber daya alam yang melimpah.