Menurut dia, Indonesia dengan populasi sekitar 300 juta jiwa memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekspor, termasuk produk UMKM, digital, dan ekonomi kreatif.

"Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kreativitas, inovasi, kemampuan negosiasi, diplomasi perdagangan, serta manajemen bisnis untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global," kata Aries.

Selain itu, lanjut dia, koordinasi dan kolaborasi antarkementerian serta lembaga diperlukan untuk membangun ekosistem perdagangan yang profesional dari hulu hingga hilir.