"Pada prinsipnya di 4.922 ini alhamdulillah 100 persen sudah berjalan. Itu yang paling penting," kata Tito.

Ia menjelaskan sebagian siswa telah kembali belajar di sekolah asal, sedangkan sebagian lainnya masih menumpang di sekolah lain atau menggunakan fasilitas darurat.

Tito mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra membutuhkan waktu karena cakupan kerusakan yang luas serta masih adanya bencana susulan di sejumlah wilayah.

Tito mengatakan pemerintah menargetkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan secara bertahap melalui koordinasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak.