NADIKABAR.COM — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong percepatan pembangunan konektivitas di kawasan perbatasan Kalimantan Utara melalui penyusunan konsep induk pembangunan jalan perbatasan 2027-2029.
Pembahasan konsep tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Tito bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Malinau di Kantor Bupati Malinau, Selasa.
“Saya ke Krayan untuk juga melihat situasi dan malam mungkin kita akan rapat lagi di Tanjung Selor. Besok saya ke Sebatik, setelah itu saya akan kembali (ke Jakarta), kita akan matangkan dulu konsepnya,” ujar Tito.
Ia menjelaskan konsep induk itu akan memuat tahapan pembangunan serta kebutuhan infrastruktur jalan perbatasan secara lebih terarah.
Berdasarkan hasil pembahasan, kebutuhan anggaran pembangunan jalan perbatasan Kalimantan Utara untuk periode 2027-2029 diperkirakan mencapai sekitar Rp32 triliun.
Setelah konsep induk tersebut rampung, pemerintah akan menyampaikannya kepada Presiden RI untuk menjadi bahan pengawalan pembangunan secara lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang mengapresiasi kehadiran Mendagri yang secara langsung membahas persoalan konektivitas di kawasan perbatasan.