Kondisi itu, kata dia, menjadi salah satu penyebab adanya residu data penerima yang belum mencairkan bantuan.
Ia menegaskan pihaknya terus berupaya memperbaiki mekanisme penyaluran dana PIP, termasuk melalui koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), khususnya terkait pemutakhiran data murid yang menjadi penerima dana PIP.
Pihaknya berharap dapat segera menemukan mekanisme penyaluran dana PIP yang lebih baik dan lebih efektif, sehingga dana yang dialokasikan dapat segera dimanfaatkan oleh murid yang berhak menerima.
βNah, memang ini kita belum ketemu bagaimana jalan keluarnya. Tapi, terus kita cari bagaimana penyelesaian terbaik supaya residu dari penyaluran PIP ini tidak terus berulang,β ujarnya.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jakarta Pusat pada Selasa (29/9) menyampaikan sejumlah temuan terkait penyaluran dana PIP.