"Anak-anak tidak tahu membedakan antara dunia nyata dengan dunia maya sehingga kadang-kadang apa yang mereka lihat itu, kemudian mereka lakukan dalam kehidupan nyata," katanya.

Namun, kata dia, yang terpenting adalah bagaimana bekerja sama dalam melakukan pembinaan anak-anak sesuai dengan ranahnya masing-masing.

"Pembinaan di sekolah tidak cukup tanpa dukungan pembinaan orang tua di dalam keluarga. Pembinaan di sekolah dan keluarga tidak cukup tanpa pembinaan di masyarakat," katanya.

Sebelumnya, siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial A (7), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.

Korban meninggal dunia pada Rabu (30/9), setelah sempat dirawat di RSUD dr M Ashari Pemalang sejak Kamis (17/9), dan kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.