"Namun hasil penelitian diharapkan tidak berhenti pada publikasi, melainkan berkembang menjadi teknologi, inovasi, solusi sosial, dan nilai ekonomi," ujarnya.
Untuk itu Mendiktisaintek mendorong perguruan tinggi untuk merestrukturisasi budaya akademik internal, melalui penyediaan skema insentif yang memadai serta bentuk apresiasi nyata bagi para dosen dan peneliti yang berhasil melahirkan karya tepat guna.
Lebih jauh ia menekankan pentingnya figur kepemimpinan kampus yang visioner, adaptif, dan responsif terhadap dinamika zaman.
Para pimpinan perguruan tinggi dituntut mampu mengantisipasi arah perubahan, membangun jejaring kolaborasi lintas sektor, serta mengarahkan pengelolaan aset, sumber daya, hingga penyelarasan program studi secara efektif demi memperkuat keunggulan kompetitif institusi.
Diinformasikan AKPT merupakan program flagship Kemendiktisaintek yang dirancang khusus untuk menggembleng kapasitas kepemimpinan serta tata kelola para pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia.