Diketahui saat ini ada 191 mitra kampus dalam negeri yang bisa mendapatkan Beasiswa Cendekia Baznas. Idy mengaku kerap mendapatkan pertanyaan kenapa kampus tak bisa mendaftar Beasiswa Cendekia Baznas, jawabannya adalah karena belum ada bentuk kerja sama.

Baznas menerapkan skema simbiosis mutualisme. Jika kampus ingin mendapatkan pendanaan, mereka juga harus melakukan pengumpulan zakat. Nah, pengumpulan ini dilakukan melalui UPZ.

"Kami mensyaratkan bahwa setiap kampus yang ingin mendapatkan saluran beasiswa dari dan zakat itu harus didirikan di dalam kampus adalah UPZ," jelasnya.

UPZ kampus bertugas untuk mengumpulkan zakat yang penggunaan dananya untuk kegiatan civitas akademika dari kampus tersebut. Idy menyebut dana zakat ini kebanyakan digunakan untuk pemberian beasiswa dan pembayaran UKT.

"Jadi kami terus mendorong agar setiap kampus itu juga mendirikan UPZ yang aktif," tegas Idy.