NADIKABAR.COM — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi remaja serta usia produktif, yang lebih masif di media sosial agar lebih sadar tentang otonomi atas tubuhnya.

"Sekarang anak baru lahir, sudah pegang handphone, ketika sudah scroll (menggulir) TikTok, yang dibuka oleh orang tua bisa keluar dan dilihat anak. Di situlah pentingnya edukasi kesehatan reproduksi," katanya dalam puncak peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Jakarta, Rabu.

Wihaji menegaskan, edukasi kesehatan reproduksi semakin penting karena perubahan zaman, teknologi, dan akses anak terhadap telepon seluler serta media sosial membuat mereka lebih mudah terpapar berbagai informasi, termasuk konten yang tidak sesuai usia.

"Tanpa edukasi yang memadai, paparan tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya persoalan seperti pelecehan dan penyimpangan seksual," ujar dia.