NADIKABAR.COM — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menilai generasi Z membutuhkan kesiapan hidup untuk masa depan lebih berkualitas, bukan sekadar bekerja.
Oleh karena itu, Kemendukbangga/BKKBN menyelenggarakan Program Siap Impact untuk mempersiapkan remaja, khususnya lulusan perguruan tinggi atau sarjana agar lebih optimal dalam menghadapi dunia kerja atau kehidupan pasca-kuliah.
"Mahasiswa tingkat akhir perlu dipersiapkan agar memiliki kemampuan menghadapi berbagai tahapan kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, keluarga hingga kehidupan bermasyarakat," kata Wihaji di Jakarta, Senin.
Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk usia 15-64 tahun mencapai sekitar 196 juta jiwa atau sekitar 68 persen dari total 284 juta penduduk Indonesia.
"Kalau berpikir tentang masa depan negara, maka siap hidup itu menjadi kebutuhan utama," ujar dia.