Ia mengatakan, pekerjaan hanya merupakan salah satu bagian dari siklus kehidupan, sehingga pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya berorientasi pada penyerapan tenaga kerja.
Wihaji memaparkan terdapat lima tahapan yang perlu dipersiapkan, yakni memastikan kesehatan, keberlanjutan pendidikan, memperoleh pekerjaan, membangun keluarga, serta mampu menjalani kehidupan sosial di masyarakat.
Di sisi lain, Wihaji menyoroti karakter generasi Z yang memiliki cara pandang berbeda seiring pesatnya perkembangan teknologi dan akses informasi.
"Teknologi tidak punya hati, transformasi teknologi tidak menghilangkan nilai kemanusiaan, integritas, dan fungsi sosial. Pelaku industri membutuhkan sumber daya manusia dengan integritas, kejujuran dan etos kerja tinggi," tuturnya.
Oleh karena itu, menurutnya, harapan generasi muda juga perlu diperhatikan agar hubungan kerja dapat berlangsung secara berkelanjutan.