Riefky menjelaskan, konferensi ini juga menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan ekonomi kreatif untuk menyampaikan perspektif, bertukar pengalaman, dan merumuskan arah pengembangan sektor kreatif ke depan. Gagasan yang dibahas diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem yang lebih terbuka dan memberdayakan komunitas.
Menurut dia, visi ekonomi kreatif ke depan perlu mencakup pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memperkuat kreativitas manusia, penerapan praktik sirkular dan regeneratif untuk mendukung keberlanjutan, serta perlindungan kekayaan intelektual agar pencipta memperoleh nilai ekonomi yang lebih adil.