NADIKABAR.COM — Menjelang sore, sejumlah siswa bersiap mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di aula Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 40 Ambon. Di tengah kesibukan itu, kepala sekolah Afia Fransina Joris berjalan menyusuri halaman.
Sesekali ia berhenti dan mengamati siswa yang sedang berlatih olahraga, seni, dan kegiatan pengembangan akademik. Ia juga berbincang singkat dengan guru yang mendampingi para siswa.
Setahun sebelumnya, sebagian siswa masih harus beradaptasi dengan kehidupan sekolah berasrama yang berbeda dari kehidupan mereka di rumah.
"Saya kalau pulang dari sekolah ini bisa sampai jam 12 malam," kata Afia, mengenang masa ketika SRMA 40 Ambon mulai menerima siswa.