NADIKABAR.COM — Pernahkah mengalami mimpi yang terasa begitu nyata? Bahkan masih mengingat dengan jelas detail kejadiannya, orang-orang yang ada dalam mimpi, tempatnya, hingga alur ceritanya.
Atau Anda termasuk orang yang tidak bisa mengingat mimpi?. Mimpi memang tidak selalu bisa diingat dengan baik pada semua orang. Mereka yang merasa tidak pernah bermimpi juga sebenarnya mengalaminya hanya saja mereka tidak mengingatnya saat bangun tidur.
Ternyata, kemampuan mengingat mimpi berkaitan dengan aktivitas otak dan ada beberapa faktor yang memengaruhinya. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Mimpi terjadi saat memasuki fase tidur rapid eye movement atau disebut REM. Mengutip Healthline, fase ini ditandai dengan gerakan mata dan pernapasan yang lebih cepat serta meningkatnya gerakan tubuh.
Fase tidur REM bisa memicu terjadinya mimpi karena aktivitas gelombang otak yang mirip ketika seseorang sedang tersadar. Biasanya fase ini akan muncul sekitar 90 menit setelah seseorang tertidur dan terjadi selama satu jam sebelum bangun dari tidur.