NADIKABAR.COM — Saat ini, penelitian tentang kucing tengah populer di kalangan para ilmuwan. Salah satu hal yang dibahas di dalamnya adalah orang-orang yang menjadi magnet bagi kucing.

Orang-orang semacam itu secara alamiah menarik perhatian kucing. Bagi penggemar anabul, hal ini tidak jarang menimbulkan pertanyaan, apakah itu karena kucingnya atau manusianya atau keduanya?

Kucing lebih menyukai orang yang berperilaku dengan cara tertentu. Dalam suatu studi berjudul "Investigation of humans individual differences as predictors of their animal interaction styles, focused on the domestic cat" dalam jurnal Nature, para peneliti memantau apa yang terjadi ketika 119 orang diizinkan untuk berinteraksi dengan kucing di tempat penampungan hewan.

Para ilmuwan merekam dan menonton banyak video kucing. Mereka menemukan, orang yang lebih neurotik cenderung berinteraksi dengan cara yang lebih mengontrol dan kurang responsif terhadap isyarat kucing.

Hal itu tidak disukai kucing. Mereka yang menjadi magnet kucing, cenderung kurang neurotik dan lebih mungkin berinteraksi dengan kucing dengan cara yang lebih menghargai hewan tersebut.