NADIKABAR.COM — Mengigau saat tidur merupakan kondisi ketika seseorang mengeluarkan suara, berbicara, tertawa, bergumam, atau bahkan berteriak tanpa disadari. Perilaku ini sering kali baru diketahui setelah orang lain yang tidur di dekatnya mendengar atau melihat kejadian tersebut.

Dalam istilah medis, mengigau dikenal sebagai sleep talking atau somniloquy. Kondisi ini termasuk kelompok parasomnia, yaitu perilaku atau pengalaman yang tidak biasa ketika seseorang sedang tidur. Mengigau dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa dan umumnya tidak berbahaya.

Meski demikian, kebiasaan mengigau yang terlalu sering, disertai gerakan tubuh berlebihan, atau mengganggu kualitas tidur perlu diperhatikan. Kondisi tersebut terkadang berkaitan dengan gangguan tidur lainnya.

Lantas, apa penyebab seseorang mengigau saat tidur dan kapan kondisi ini perlu diperiksakan?

Penyebab seseorang mengigau saat tidur

Mengigau dapat terjadi dalam berbagai tahap tidur, baik saat tidur non-REM maupun REM. Seseorang bisa mengeluarkan kata-kata yang jelas, berbicara tidak beraturan, hingga hanya bergumam tanpa membentuk kalimat.

Berikut beberapa faktor yang dapat berkaitan dengan kebiasaan mengigau.

Kurangnya waktu istirahat dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan kemungkinan munculnya perilaku parasomnia, termasuk mengigau.

Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang sering tidur larut malam, memiliki jadwal tidur tidak teratur, atau mengalami gangguan yang membuat waktu istirahat berkurang.

Memperbaiki jadwal tidur dan mencukupi kebutuhan istirahat dapat membantu mengurangi faktor pemicu tersebut.

Tekanan pekerjaan, masalah keluarga, hingga kecemasan berlebihan dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang.

Ketika pikiran terus aktif menjelang waktu tidur, seseorang mungkin mengalami tidur yang kurang teratur atau lebih sering terbangun. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan munculnya perilaku mengigau pada sebagian orang.

Namun, stres bukan satu-satunya penyebab. Mengigau juga dapat terjadi pada orang yang tidak sedang mengalami tekanan emosional.

3. Demam atau kondisi tubuh sedang sakit

Demam dan kondisi tubuh yang sedang mengalami gangguan kesehatan dapat memengaruhi pola tidur. Perubahan kondisi tubuh tersebut dapat memicu tidur yang tidak teratur dan meningkatkan kemungkinan munculnya perilaku tertentu saat tidur.

Pada sebagian orang, mengigau dapat muncul ketika sedang sakit, terutama jika disertai gangguan istirahat pada malam hari.

Jika seseorang mengalami kebingungan ketika sudah terbangun, bukan sekadar berbicara saat tidur, kondisi tersebut perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan masalah kesehatan lain.