4. Konsumsi alkohol dan zat tertentu

Konsumsi alkohol dapat mengganggu struktur dan kualitas tidur. Akibatnya, pola tidur menjadi tidak stabil dan dapat memicu berbagai perilaku yang berkaitan dengan parasomnia.

Penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memengaruhi aktivitas tidur. Karena itu, seseorang yang mulai sering mengigau setelah menggunakan obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Jangan menghentikan obat yang diresepkan tanpa arahan tenaga medis.

Kebiasaan mengigau juga dapat ditemukan pada beberapa anggota keluarga. Faktor genetik diduga berperan dalam kecenderungan seseorang mengalami perilaku parasomnia.

Artinya, seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat mengigau atau gangguan tidur tertentu mungkin memiliki kecenderungan serupa.

Meski begitu, faktor keturunan bukan berarti seseorang pasti akan mengalami kondisi tersebut.

Mengigau terkadang muncul bersamaan dengan gangguan tidur lain, seperti berjalan saat tidur (sleepwalking) atau gangguan perilaku tidur REM (REM sleep behavior disorder).

Pada gangguan perilaku tidur REM, seseorang dapat berbicara, berteriak, menendang, memukul, atau melakukan gerakan lain seolah-olah sedang mengikuti mimpinya.

Kondisi tersebut berbeda dari mengigau biasa karena dapat melibatkan gerakan fisik yang berisiko mencederai diri sendiri maupun orang lain.

Apakah mengigau saat tidur berbahaya?

Mengigau sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan khusus selama tidak disertai gangguan tidur lain atau perilaku yang membahayakan.

Sebuah kajian epidemiologi yang dirujuk dalam klasifikasi gangguan tidur American Academy of Sleep Medicine mencatat bahwa prevalensi mengigau sepanjang hidup mencapai sekitar 66 persen. Sementara itu, sekitar 17 persen responden dilaporkan mengalami mengigau dalam tiga bulan sebelum penelitian.

Angka tersebut menunjukkan bahwa mengigau bukanlah fenomena yang jarang terjadi. Namun, frekuensi dan tingkat keparahannya dapat berbeda pada setiap orang.

Hal lain yang perlu diketahui, perkataan seseorang ketika mengigau tidak selalu mencerminkan isi mimpi, ingatan, atau rahasia yang sebenarnya ingin disampaikan. Penelitian mengenai perilaku tidur belum menunjukkan bahwa isi pembicaraan saat mengigau dapat dijadikan gambaran akurat mengenai pikiran seseorang ketika terjaga.

Cara mengurangi kebiasaan mengigau saat tidur

Tidak semua kebiasaan mengigau membutuhkan penanganan medis. Namun, sejumlah langkah berikut dapat membantu menjaga kualitas tidur dan mengurangi faktor pemicunya.