NADIKABAR.COM — Kamera terbaik adalah kamera yang kamu bawa. Ungkapan ini sudah sering terdengar, tetapi jarang benar-benar kita jalani. Kamera mirrorless dengan lensa besar memang menjanjikan kualitas, tetapi sering berakhir di dalam lemari karena terlalu merepotkan untuk dibawa. Di sinilah lensa pancake punya tempat.

Namanya diambil dari bentuknya yang pipih seperti kue panekuk. Secara umum, lensa disebut pancake bila tebalnya kurang dari 4 cm dan beratnya di bawah 200 gram. Lensa seperti ini cocok dipasang di body kamera yang kecil. Dulu lensa pancake identik dengan fokus manual, tetapi kini semakin banyak yang sudah autofokus.

Dengan lensa pancake, sistem kamera yang semula terasa besar dapat berubah menjadi jauh lebih ringkas, bahkan mendekati ukuran kamera saku. Sebagai gambaran, 7Artisans AF 18mm f/2 berbobot sekitar 109 gram, sementara SG-image AF 35mm f/2.2 untuk kamera full-frame berbobot sekitar 160 gram.

Berkat dimensinya yang tipis dan ringan, lensa pancake kerap dibiarkan terpasang sebagai 'tutup body' praktis. Ketika momen datang, kamera dapat langsung digunakan tanpa perlu mencari atau memasang lensa terlebih dahulu.