NADIKABAR.COM — Di tengah kawasan perkotaan Gresik, Jawa Timur, terdapat sebuah rumah tua yang menyimpan perjalanan panjang sebuah keluarga saudagar. Rumah tersebut dikenal sebagai Rumah Gajah Mungkur, bangunan heritage yang telah berdiri lebih dari seabad dan masih menyimpan berbagai bagian asli, mulai dari kaca jendela, pintu, lemari kayu, hingga jam tua.

Bukan hanya bangunannya yang menarik perhatian. Nama Gajah Mungkur ternyata berasal dari posisi patung gajah di depan rumah yang dibuat membelakangi jalan. Di balik keunikan tersebut, tersimpan kisah perdagangan lintas negara, , perpaduan arsitektur berbagai kebudayaan, hingga cerita sejarah Gresik yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Rumah Gajah Mungkur berada di Jalan Nyai Ageng Arem-arem Nomor 38, Kecamatan Gresik. Bangunan ini didirikan oleh Hadji Djaelan bin Oemar mulai 1896 dan selesai serta mulai ditempati pada 1901.

Menurut Akhmad Choiri, salah satu keturunan Hadji Djaelan, rumah tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari warisan keluarga.

"Dibangun oleh buyut saya sejak 1896, tapi baru ditempati 1901 sampai sekarang," kata Akhmad Choiri saat ditemui pada Rabu (17/9/2025).

Kompleks Rumah Gajah Mungkur terdiri atas dua bangunan. Bangunan utama memiliki dua lantai, sembilan kamar, serta sebuah pos penjagaan. Dahulu, pos tersebut digunakan untuk memantau kapal-kapal yang bersandar di kawasan pelabuhan Gresik.

"Jadi yang rumah ini dulu itu dibuat tempat tinggal sampai sekarang. Terdapat sembilan kamar, untuk lantai atas dibuat sarang walet. Itu juga ada pos penjagaan yang saat itu dijaga oleh petugas dengan senjata dan digunakan untuk memantau jika ada kapal yang bersandar di pelabuhan," ujar Choiri.

Sementara itu, bangunan bercat merah di samping rumah utama dahulu berfungsi sebagai rumah singgah bagi tamu-tamu Hadji Djaelan. Bangunan tersebut kini telah diwariskan kepada ahli waris keluarga.

"Untuk rumah yang warna merah itu dulu untuk rumah singgah tamu-tamu buyut saya. Sekarang sudah diwariskan kepada ahli waris," jelas Choiri.

Rumah Gajah Mungkur berlokasi di Jalan Nyai Ageng Arem-arem Nomor 38, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Berbeda dengan destinasi wisata yang dapat didatangi kapan saja, kunjungan ke Rumah Gajah Mungkur perlu dikonfirmasi terlebih dahulu. Hal ini penting karena bangunan tersebut merupakan rumah warisan keluarga dan tidak selalu dibuka untuk menerima pengunjung.

Informasi dalam naskah ini menyebutkan pengunjung dapat menghubungi admin melalui akun Instagram @gskheritage sebelum datang. Dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu, pengunjung dapat memastikan rumah sedang dapat menerima tamu dan menghindari kedatangan ketika lokasi sedang ditutup.