NADIKABAR.COM — Ketika penurunan muka tanah dan kenaikan muka air laut makin menekan pesisir Indonesia, perdebatan pembangunan sering berhenti pada seberapa besar tanggul yang harus dibangun.
Padahal, yang lebih menentukan adalah apakah investasi perlindungan pesisir mampu menjaga nilai ekonomi wilayah yang dilindunginya dalam jangka panjang.
Jika risiko fisik, biaya pemeliharaan, dan perubahan nilai kawasan tidak masuk sejak awal, proyek perlindungan pesisir berpotensi menghasilkan aset besar dengan biaya yang terus membesar. Beban tersebut pada akhirnya tidak hanya ditanggung proyek, tetapi juga anggaran dan aktivitas ekonomi yang bergantung pada kawasan pesisir.