Kebakaran hutan yang sebagiannya terjadi atas kesengajaan untuk membuka lahan tersebut telah terjadi selama berbulan-bulan di Pulau Kalimantan dan Sumatra, sehingga menghanguskan ribuan hektar hutan tropis dan mengakibatkan kabut asap beracun yang menyebar ke negara tetangga.
Kapal JSDF tersebut berangkat dari Pangkalan AL Kure di Hiroshima, Jepang barat, pada 30 Agustus, dan memulai misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan pada 16 September.
Tiga helikopter yang diangkut kapal Kunisaki terlibat dalam 56 kali operasi pemadaman udara dengan total 280 ton air dijatuhkan. Para personel Jepang pulang ke tanah air pada Jumat.
Penerjemah: Nabil Ihsan