NADIKABAR.COM — Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengapresiasi personel Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) yang merampungkan misi dukungan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
"Saya amat senang anda sekalian berhasil menyelesaikan misi dengan gemilang," kata Koizumi dalam upacara penyambutan para personel yang kembali, sebagaimana pernyataan Kemhan Jepang, Ahad.
Ia berkata para personel telah melalui "misi pemadaman kebakaran yang tak pernah terjadi sebelumnya, yang dilakukan di luar negeri, dalam kondisi yang begitu berat" dan mengaku amat senang para personel tiba ke tanah air dengan selamat.
Upacara tersebut dihadiri oleh para awak helikopter CH-47 milik Angkatan Darat Jepang, awak kapal logistik Kunisaki milik Angkatan Laut Jepang yang mengangkut helikopter tersebut, beserta keluarga masing-masing awak.
Pada September, Kemhan Jepang mengkonfirmasi kehadiran kapal Kunisaki di Kalimantan Barat untuk membantu militer Indonesia melaksanakan misi pemadaman karhutla via udara di sana.
Misi tersebut menjadi misi pemadaman kebakaran pertama yang pernah diikuti JSDF di luar negeri.
Kepada anggota JSDF di Pangkalan AL Yokosuka di dekat Tokyo, Ahad, Menhan Koizumi menyoroti betapa tingginya apresiasi Indonesia kepada Jepang.
"Kita dapat membangun hubungan saling percaya yang semakin kuat lagi sehingga kita dapat saling menolong di saat membutuhkan," kata Menhan Jepang.
Kebakaran hutan yang sebagiannya terjadi atas kesengajaan untuk membuka lahan tersebut telah terjadi selama berbulan-bulan di Pulau Kalimantan dan Sumatra, sehingga menghanguskan ribuan hektar hutan tropis dan mengakibatkan kabut asap beracun yang menyebar ke negara tetangga.
Kapal JSDF tersebut berangkat dari Pangkalan AL Kure di Hiroshima, Jepang barat, pada 30 Agustus, dan memulai misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan pada 16 September.
Tiga helikopter yang diangkut kapal Kunisaki terlibat dalam 56 kali operasi pemadaman udara dengan total 280 ton air dijatuhkan. Para personel Jepang pulang ke tanah air pada Jumat.
Penerjemah: Nabil Ihsan