Festival yang telah berlangsung sejak awal 2000-an itu menjadi program Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Pemerintah Kabupaten Jayapura menyebut tujuan Festival Danau Sentani antara lain mempromosikan pariwisata, keindahan alam dan keragaman budaya sekaligus melestarikan kearifan lokal yang dalam penyelenggaraannya melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Sedangkan Festival Budaya Biak Munara Wampasi yang dilaksanakan setiap Oktober sejak tahun 2012 memiliki atraksi budaya andalan Snap Mor dan Apen Beyeren yang merupakan dua tradisi adat sakral dari Suku Biak.

Snap Mor merupakan tradisi menangkap ikan secara bersama-sama di perairan dangkal atau karang saat air laut surut, yang disebut musim meti.

Pada acara itu, masyarakat turun ke laut membawa jaring, tombak, atau alat penusuk ikan tradisional khas Biak yang disebut kalawai untuk menangkap ikan di area tumpukan batu karang (mor).

Atraksi lainnya, Apen Beyeren atau tradisi menginjak batu panas merupakan ritual sakral berupa atraksi berjalan tanpa alas kaki di tumpukan batu yang dibakar hingga membara dengan suhu mencapai sekitar 360 derajat celsius.

Atraksi itu hanya dapat dilakukan oleh pria pilihan yang berhati bersih dan telah menjalani ritual puasa serta dikuatkan doa-doa oleh tetua adat yang dapat melakukannya.