Namun, usia gambar yang sangat tua juga membuat tanggung jawab pelestariannya semakin besar. Sentuhan pengunjung, asap rokok, perubahan suhu dan kelembapan, getaran, hingga cahaya matahari dapat mempercepat kerusakan gambar cadas. tim redaksi FOTO/Andry Denisah

Juru pelihara berlatar belakang arkeologi, Ajuk, mengatakan akses pengunjung menjadi salah satu persoalan penting dalam pelestarian. Menurutnya, sentuhan fisik, asap rokok, getaran, suhu dalam gua, serta cahaya matahari dapat merusak struktur lukisan. tim redaksi FOTO/Andry Denisah

Pada Juli 2026, Kementerian Kebudayaan menetapkan Gua Metanduno sebagai cagar budaya peringkat nasional. Penetapan tersebut memperkuat posisi situs sebagai bagian penting dari warisan budaya dan arkeologi Indonesia. tim redaksi FOTO/Andry Denisah

Di tim redaksi bukit-bukit karst Liang Kabori, gambar-gambar cadas yang mulai pudar masih menyimpan jejak kehidupan puluhan ribu tahun lalu. Kini, tugas manusia bukan hanya menemukan maknanya, tetapi memastikan jejak itu tetap ada. tim redaksi FOTO/Andry Denisah