NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan konstruksi Jembatan Kemang Pratama di Rawalumbu, Kota Bekasi, didesain tanpa pilar diharapkan mampu menghadapi tantangan alam, khususnya saat banjir.
AHY meninjau konstruksi hasil pembangunan ulang Jembatan Kemang Pratama di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, setelah sempat terputus akibat diterjang banjir Maret 2025 lalu.
"Apresiasi Pak Menteri PU (Pekerjaan Umum) atas gerak cepat jajarannya merekonstruksi infrastruktur vital ini. Pemerintah provinsi, Pak Wali Kota yang telah mengawal, termasuk masyarakat yang telah membantu sehingga jembatan bisa berfungsi kembali untuk memudahkan mobilitas," kata AHY di Bekasi, Jumat.
Dia mengatakan jembatan itu dibangun ulang dengan konsep serta desain baru agar lebih aman serta kokoh. Berbeda dari struktur lama menggunakan tiang penyangga pada bagian tengah, konstruksi baru mengusung desain tanpa pilar yang membentang sepanjang hampir 80 meter.
Perubahan desain tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tumpukan sampah hulu yang tersangkut hingga memicu beban berlebih saat debit air naik. Selain tanpa pilar, posisi jembatan kini juga lebih tinggi guna memberikan ruang bebas yang aman dari permukaan air saat kondisi banjir tertinggi.