Jembatan senilai Rp60 miliar dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) itu telah dinyatakan lolos uji beban. Konstruksi jembatan terbukti kokoh menahan beban kapasitas tonase hingga satu ton per meter persegi setelah diuji coba menggunakan iringan kendaraan bermuatan besar.

Ia berharap terhubungnya kembali jalur tersebut akan mempermudah mobilitas harian. Langkah itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pembangunan infrastruktur mendasar harus berdampak langsung secara nyata dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

AHY juga mengharapkan infrastruktur baru tersebut mampu menghadapi tantangan alam mengingat perkiraan curah hujan akan semakin deras menjelang akhir tahun meski penanganan banjir turut bergantung pada kesiapan di wilayah hulu.

"Apa yang kita lakukan di daerah hilir sangat tergantung dari apa yang terjadi di wilayah hulu. Jika terjadi kerusakan wilayah, penyalahgunaan tata ruang, berkurangnya daerah resapan hingga sedimentasi dan buang sampah sembarangan, dampaknya pasti akan dirasakan oleh masyarakat hilir di Kota Bekasi ini," ujar dia.