Plt Direktur Pembangunan Jembatan pada Kementerian PU Gatot Sukmara mengatakan pembangunan Jembatan Kemang Pratama berlangsung selama 300 hari kalender atau 10 bulan mulai Oktober 2025-Agustus 2026 atau 300 hari kalender dengan periode masa pemeliharaan berakhir pada Agustus 2027 sebelum diserahterimakan.
Spesifikasi jembatan mencakup penanganan sepanjang 410 meter dengan bentang 78 meter serta lebar sembilan meter. Pekerjaan rigid pavement dan pengaspalan sepanjang 332 meter juga menjadi bagian dari penanganan infrastruktur ini.
Gatot optimistis keberadaan Jembatan Kemang Pratama mampu mengurangi waktu tempuh perjalanan, menurunkan tingkat kemacetan serta menghubungkan sejumlah objek vital seperti rumah sakit, sekolah hingga kantor pemerintahan.
"Jembatan Kemang Pratama juga didesain untuk mengurangi hambatan aliran air terhadap hanyutan serta menambah ruang bebas daerah aliran sungai. Jadi selain meningkatkan mobilitas warga juga meminimalisir dampak banjir," kata dia.