Dudung menyinggung perkembangan di media terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dia meminta masyarakat menghormati keputusan hukum yang telah ditetapkan.
"Kita lihat di media saat ini sedang tren ya, kita sikapi bagaimana keputusan dari Mahkamah Konstitusi, nanti kita lihat," ujarnya.
Dudung mengatakan keputusan hukum harus dijunjung tinggi. Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuat persepsi masing-masing yang dapat memperkeruh situasi, khususnya melalui media sosial.
"Artinya bahwa apa yang menjadi keputusan secara hukum kita junjung tinggi," tuturnya.
"Kemudian pemahaman saya sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa di media sosial dan sebagainya tidak mengkemudian mempersepsikannya masing-masing, kita tetap jaga keutuhan, persatuan dan kesatuan sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam," lanjutnya.
Dudung mengatakan koordinasi lintas lembaga akan diperkuat untuk menjaga situasi politik dan keamanan tetap terkendali. Dudung menyebut akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepolisian dan kejaksaan, serta menemui para ketua umum partai politik.
"Bapak Presiden pun menyampaikan bahwa situasi politik ini harus betul-betul bisa terkendali dan nanti akan saya koordinasikan dengan semua kementerian yang terkait, baik kepolisian, kejaksaan," ujarnya.
"Termasuk nanti kepada para ketua partai nanti saya akan sowan bahwa situasi ini harus betul-betul bisa dikendalikan," sambung Dudung.
Selain persoalan Papua dan politik nasional, Dudung menyebut ada sejumlah pekerjaan yang harus segera ditangani setelah dirinya menggantikan Djamari Chaniago. Salah satu persoalan yang menjadi prioritas dalam waktu dekat ialah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).