"Kami berharap Kementerian Komdigi terus memberikan pendampingan, peningkatan kapasitas, serta memperluas penerapan teknologi digital yang modern dan ramah masyarakat guna mendongkrak produktivitas sektor pertanian dan perikanan di Lamongan," ujarnya.

Sebagai informasi, Kampung Kerapu di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, memiliki luas tambak lebih dari 300 hektare yang dikelola enam kelompok pembudidaya.

Sebelumnya, pada 22 Juli 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama PT Venambak Kail Dipantara menyalurkan 150 unit aerator Venjet untuk modernisasi budi daya kerapu di wilayah setempat.

Data Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan mencatat produksi budidaya ikan kerapu pada 2025 mencapai 1.830,62 ton senilai lebih dari Rp174 miliar.

Per September 2026, produksi ikan kerapu di wilayah setempat mencapai 1.481,5 ton dengan harga Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram dan dipasarkan hingga ekspor.