NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menunjuk Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto sebagai Plt Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Sebagai informasi, sebelumnya Fadhilah Mathar mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Dirut Bakti Komdigi yang sudah didudukinya sejak Agustus 2023. Mundurnya Fadhilah terbilang mengejutkan karena seharusnya masa jabatannya berakhir dua tahun lagi.
Meutya sendiri telah menetapkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 13 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Bakti.
"Sejalan dengan hal tersebut, Wayan Toni Supriyanto ditetapkan sebagai Plt. Direktur Utama Bakti untuk memimpin organisasi dan memastikan layanan infrastruktur digital tetap berjalan optimal bagi masyarakat," sebagaimana NadiKabar kutip dari Instagram @bakti.komdigi, Jumat (30/10/2026).
Penunjukan Wayan ini dalam rangka menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan program. Plt. Direktur Utama Bakti Komdigi bersama jajaran Direksi, Kepala Divisi, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melaksanakan rapat koordinasi guna memperkuat sinergi dan memastikan program berjalan dengan baik.
Lebih lanjut, Bakti menyebutkan soliditas, koordinasi, dan komitmen seluruh jajaran menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program dan layanan Bakti.
"Dengan semangat tersebut, Bakti Komdigi terus menjalankan perannya dalam mendukung pemerataan konektivitas digital di seluruh Indonesia, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang masih membutuhkan akses telekomunikasi dan internet," ungkap Bakti Komdigi.
Fadhilah Mathar diketahui mundur dari jabatan Dirut Bakti Komdigi bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda atau pada 28 Oktober 2026. Ia mengungkapkan alasannya adalah untuk memberi jalan pada generasi berikutnya.
Fadhilah juga menyampaikan pesan kepada para pegawai Bakti yang ia sapa sebagai Jong Bakti. Dia meminta para pegawai melanjutkan perjuangan dalam memperluas konektivitas dan menghadirkan layanan digital bagi masyarakat, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia mengatakan pembangunan konektivitas digital bukan sekadar menghadirkan akses internet, melainkan juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
"DNA rekan-rekan adalah DNA pejuang. Teruslah berjuang untuk konektivitas sektor publik & keterhubungan digital bagi masyarakat di desa-desa terpencil, tertinggal, terluar, terdepan, terjauh, & berbagai T lainnya," tulisnya.
Fadhilah Mathar dilantik sebagai Direktur Utama Bakti Komdigi pada 14 Agustus 2023 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika saat itu, Budi Arie Setiadi. Sebelum menjabat sebagai direktur utama, Fadhilah merupakan Direktur Sumber Daya dan Administrasi Bakti.