Kerja sama serupa juga dilakukan bersama Dewan Masjid Indonesia dan diharapkan dapat melibatkan SI untuk memperluas pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Ia mengingatkan gerakan koperasi memiliki akar sejarah dalam perjuangan SI yakni salah satunya melalui Koperasi Setia Usaha yang didirikan H.O.S. Tjokroaminoto di Surabaya pada 1913, sehingga penguatan koperasi saat ini sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali tradisi kemandirian ekonomi umat.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menuturkan penguatan kerja sama antarorganisasi Islam membutuhkan semangat persaudaraan dan kesediaan membangun kolaborasi nyata terutama dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi.

Haedar berharap sinergi tersebut dapat mendorong umat Islam tidak hanya besar dari sisi jumlah, tetapi juga semakin berkualitas dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan kewirausahaan serta pemberdayaan masyarakat.