Kedua adalah laporan UN BoA disebut memiliki peran strategis dalam pembahasan di Advisory Committee on Administrative and Budgetary Questions (ACABQ) dan Komite Kelima Majelis Umum PBB, tempat diplomat Indonesia memperjuangkan isu anggaran dan reformasi.
"Satu temuan yang tajam bisa lebih kuat dari seratus pidato politis," ujar Arrmanatha Nasir.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua BPK Budi Prijono menekankan urgensi pemahaman mendalam terhadap kompleksitas organisasi PBB, yang mencakup proses bisnis utama, keterkaitan antar entitas, serta hasil pemeriksaan sebelumnya dan tindak lanjutnya.
Untuk itu, Budi berpesan agar para pemeriksa memahami karakteristik dan budaya organisasi, terus memperbarui pemahaman entitas, membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif, serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemeriksaan tahun pertama akan menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan mandat BPK selama enam tahun ke depan.