NADIKABAR.COM — Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem multilateral melalui pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai kandidat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha C. Nasir dalam pidatonya di hadapan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin.

“Sebagai pembentuk jembatan, penjaga perdamaian, dan penghubung berbagai pihak, peran-peran ini bukan sekadar gelar. Semuanya merupakan tanggung jawab untuk membangun kepercayaan dan mewujudkan sistem multilateral yang lebih kuat dan efektif,” kata Menlu Arrmanatha.

Menlu menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas aktif, berarti Indonesia bebas menentukan sikap dan keputusannya sendiri, serta aktif dalam keterlibatan dan kontribusinya di dunia internasional.