NADIKABAR.COM β€” Menopause merupakan bagian alami dari proses penuaan, namun ketika terjadi lebih awal dari yang diperkirakan dapat menimbulkan berbagai pertanyaan terkait kesuburan, kesehatan fisik, dan kesejahteraan emosional.

Menstruasi yang tidak teratur, sulit tidur pada malam hari, dan sensasi panas mendadak (hot flashes) mungkin terlihat seperti keluhan kesehatan sehari-hari. Gejala tersebut menandakan perubahan yang perlu mendapat perhatian medis, sebagaimana yang dibagikan laman Timesofindia, Minggu, waktu setempat.

Hal terpenting adalah tidak perlu panik atau mengabaikan gejala-gejala tersebut, melainkan memahami apa yang sedang terjadi dan mencari penanganan yang tepat.

Apa itu menopause dini dan mengapa bisa terjadi?

Menopause dipastikan setelah seseorang tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, tanpa adanya penyebab lain yang menjelaskan kondisi tersebut. Menopause biasanya terjadi pada usia 45 hingga 55 tahun, meskipun usia terjadinya dapat berbeda-beda.

Menopause yang terjadi pada usia 40 hingga 45 tahun umumnya disebut menopause dini. Sementara itu, ketika fungsi ovarium menurun sebelum usia 40 tahun, dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kemungkinan kondisi yang disebut premature ovarian insufficiency (POI) atau insufisiensi ovarium prematur.

β€œMenopause dini terjadi ketika ovarium berhenti melepaskan sel telur secara teratur dan mengurangi produksi hormon estrogen,” jelas Dr. Rashmi Patil, Konsultan Senior Obstetri dan Ginekologi di Apollo Hospital, Bannerghatta Road, Bengaluru.

Menopause dini dapat menimbulkan kekhawatiran terkait kesuburan, kesehatan fisik, dan kesejahteraan emosional.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, penyakit autoimun, serta perawatan medis seperti kemoterapi.

Merokok juga dikaitkan dengan menopause yang terjadi pada usia lebih dini. Pada sebagian perempuan, penyebab menopause dini tidak diketahui.

Tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan

Perubahan siklus menstruasi sering kali menjadi salah satu tanda awal. Menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dengan volume darah yang lebih sedikit atau lebih banyak, sebelum akhirnya berhenti.

Gejala lainnya meliputi sensasi panas mendadak (hot flashes), keringat berlebih pada malam hari, gangguan tidur, kelelahan, perubahan suasana hati, vagina kering, ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, serta menurunnya gairah seksual.

Namun, menstruasi yang terlewat tidak selalu berarti menopause. Kehamilan, gangguan tiroid, dan kondisi kesehatan lainnya dapat menyebabkan perubahan serupa. Pemeriksaan medis dapat membantu mengidentifikasi penyebab sebenarnya.

Estrogen berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Kehilangan hormon ini lebih awal dari yang seharusnya dapat meningkatkan risiko penurunan kepadatan tulang dan patah tulang.

Sebagian perempuan juga mengalami perubahan pada pola tidur, suasana hati, dan kesehatan seksual.

Dokter spesialis ginekologi dapat meninjau riwayat menstruasi, gejala, riwayat kesehatan keluarga, serta pengobatan yang pernah dijalani, kemudian merekomendasikan pemeriksaan yang sesuai.

Perempuan yang mengalami menstruasi tidak teratur atau tidak menstruasi sebelum usia 45 tahun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, terutama jika gejalanya berlangsung terus-menerus.

Apakah pengobatan dapat membantu mengatasi menopause dini?

Meskipun pengobatan tidak dapat diandalkan untuk memulihkan fungsi ovarium, penanganan dapat membantu meredakan gejala dan melindungi kesehatan jangka panjang.

Terapi hormon mungkin direkomendasikan bagi perempuan yang mengalami menopause dini atau insufisiensi ovarium prematur (POI).

Terapi ini umumnya diberikan hingga mendekati usia menopause yang lazim, kecuali jika terdapat risiko medis yang membuatnya tidak sesuai.

β€œSituasi setiap perempuan berbeda,” tegas Dr. Patil, seraya menekankan pentingnya perawatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Pelembap dan pelumas vagina dapat membantu mengurangi kekeringan serta ketidaknyamanan. Perempuan yang ingin hamil sebaiknya segera berkonsultasi dengan spesialis fertilitas karena pilihan penanganan bergantung pada kondisi masing-masing.

Kehamilan masih dapat terjadi pada sebagian perempuan dengan POI. Oleh karena itu, penggunaan kontrasepsi mungkin tetap diperlukan.

Perubahan sederhana untuk dukung kesehatan jangka panjang

Perubahan sederhana, seperti menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan mengelola stres, dapat mendukung kesehatan jangka panjang serta membantu perempuan menjalani masa transisi ini.

Mengenali dan menangani menopause dini merupakan hal penting bagi kesehatan secara keseluruhan, sekaligus membantu perempuan menghadapi fase kehidupan ini dengan lebih percaya diri dan mendapatkan perawatan yang tepat.

Penerjemah: Pamela Sakina