Kedepanya, Rini mendorong agar layanan TASPEN tidak sekadar berdiri sendiri, melainkan terintegrasi utuh ke dalam ekosistem digital manajemen ASN. Saat ini, Kementerian PANRB bersama instansi terkait juga tengah mengembangkan Platform Digital Manajemen ASN yang memuat layanan jaminan sosial, pensiun, hingga jaminan hari tua.
Menutup arahannya, Rini mengingatkan bahwa semua inovasi dan teknologi yang dikembangkan harus bermuara pada perlindungan dan kesejahteraan ASN.
"Inovasi TASPEN harus selalu berpusat pada manusia. Teknologi canggih hadir bukan menyingkirkan empati, melainkan melipatgandakan jangkauan kita 'Melayani dengan Hati', agar setiap ASN dapat menjalani masa purnabakti yang mandiri, sehat, dan sejahtera," pungkas Rini.