Hal tersebut disampaikan dalam Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta.

Selain itu, pemanfaatan teknologi juga harus diiringi dengan penguatan peran aparatur sipil negara (ASN). Teknologi tidak seharusnya mengambil alih tanggung jawab birokrasi, tetapi membantu ASN bekerja lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.

"Kita tidak sedang membangun birokrasi yang menyerahkan tanggung jawabnya kepada mesin. Justru teknologi harus membantu ASN bekerja lebih berkualitas, sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," ujarnya.

Selain penguatan peran ASN, keberhasilan transformasi digital juga ditentukan oleh integrasi data dan layanan lintas instansi, keamanan siber, perlindungan privasi, serta tata kelola teknologi yang tepercaya.