NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong hilirisasi sagu nasional untuk meningkatkan nilai tambah, memperkuat industri pengolahan, menarik investasi, serta mendukung diversifikasi pangan menuju kemandirian pangan Indonesia.

Sarmuji mengatakan sagu memiliki potensi besar sebagai komoditas strategis, karena dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi, mulai dari pangan hingga bahan baku industri.

"Sagu kita sedemikian banyak, ini adalah tanaman asli Indonesia penghasil pati yang memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku makanan, karbohidrat alternatif," kata Sarmuji saat membuka kegiatan Sago Business Forum 2026, di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, sagu merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki kandungan pati tinggi dan berpotensi menjadi sumber karbohidrat alternatif, karena memiliki karakteristik bebas gluten serta banyak diminati masyarakat.

Ia menjelaskan pengembangan sagu tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi bahan mentah, tetapi juga perlu diarahkan pada pengolahan berbagai produk turunan untuk menciptakan nilai tambah.