Penguatan SDM industri kreatif digital sendiri menjadi semakin penting sejalan dengan perkembangan positif subsektor industri elektronika dan telematika (IET). Pada triwulan II tahun 2026, kelompok industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik mencatat pertumbuhan sebesar 8,04%, melampaui pertumbuhan industri pengolahan nonmigas yang mencapai 5,32%.

Sementara itu, penyerapan tenaga kerja pada sektor elektronika dan telematika mencapai 122.872 orang pada Mei 2026, meningkat dibandingkan dengan 114.639 orang pada Februari 2026.

Dari sisi investasi, realisasi investasi sektor elektronika dan telematika juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2022, investasi tercatat sebesar Rp 4,13 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 10,94 triliun pada 2025. Adapun sepanjang semester I tahun 2026, investasi telah mencapai Rp6,4 triliun.

Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Adie Rochmanto Pandiangan menjelaskan, BDI Denpasar memiliki peran strategis dalam mendukung penyediaan tenaga kerja kompeten, khususnya pada bidang industri kreatif digital.

Menurutnya, BDI Denpasar tidak hanya menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi, tetapi juga memberikan layanan peningkatan dan pembaruan keterampilan, sertifikasi kompetensi, serta inkubasi bisnis bagi calon wirausaha industri baru.