βBonus demografi seharusnya benar-benar menjadi bonus, menjadi kelebihan dan keuntungan bagi Indonesia. Tetapi kalau tidak diimbangi dengan kemampuan SDM dan kesempatan kerja yang memadai, bonus demografi justru bisa menjadi beban bagi Indonesia ke depan,β katanya menegaskan.
Sarmuji menambahkan, pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 membutuhkan dukungan SDM industri berkualitas. Produktivitas tenaga kerja manufaktur ditargetkan meningkat dari Rp124,35 juta per orang pada 2025 menjadi Rp147,7 juta per orang pada 2029.
Oleh karena itu, pendidikan vokasi harus adaptif terhadap perkembangan kecerdasan buatan, digitalisasi, otomasi, dan tuntutan keberlanjutan. Selain penguasaan teknologi, lulusan perlu memiliki kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan masalah.
βKementerian Perindustrian memiliki sekolah-sekolah dan politeknik yang tentu bisa berkontribusi besar untuk menyelesaikan persoalan tersebut, baik masalah pengangguran maupun kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia industri,β katanya menjelaskan.