NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak generasi muda Indonesia merefleksikan kembali nilai persatuan dan komitmen kebangsaan, khususnya menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028.

"Kalau kita ingin bicara bangsa dan kemajuan kita, kita harus bicara persatuan. Inilah mimpi-mimpi yang kita harus bangun dan harus refleksikan dalam keseharian," kata Erick dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Erick mengatakan isu kepemudaan perlu mendapat perhatian lebih besar dalam agenda pembangunan nasional.

Menurut Menpora, Presiden Prabowo Subianto melalui Kemenpora memberikan perhatian terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia pada masa depan dengan menempatkan persatuan sebagai salah satu landasan utama.

Ia menilai pembangunan bangsa tidak dapat berjalan optimal apabila masyarakat, termasuk organisasi-organisasi kepemudaan, masih terpecah belah.

"Bapak Presiden menyampaikan visi dan misi kepemudaan melalui persatuan. Saya setuju, karena tidak ada yang namanya pembangunan bangsa dengan perpecahan," ujar Menpora.