NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan tantangan bagi I Kadek Dwi Purwana Yasa untuk menembus persaingan ke Paralimpiade 2028 serta meraih prestasi dalam turnamen itu.
"Jadi habis (Asian Para Games 2026) ini, (berprestasi di) Olimpiade?," kata Erick Thohir saat menemui I Kadek Dwi Purwana Yasa di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Rabu.
Yasa yang bersaing sebagai debutan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menorehkan prestasi gemilang dengan merebut emas nomor lempar cakram putra F57 dengan lemparan sejauh 49,75 meter.
Selain meraih emas, hasil lemparan atlet berusia 18 tahun itu juga mempertajam rekor dunia miliknya yang ia bukukan pada kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026 dengan lemparan 48,68 meter.
Menpora pun menyampaikan terima kasih atas pencapaian atlet asal Bali itu. Ia juga berharap agar Yasa melanjutkan persiapan bersaing dan berprestasi di level tertinggi yaitu Paralimpiade.
"Mantap," kata Menpora sambil menjabat tangan Yasa yang membalas dengan mengatakan "Insyaallah".
Selain Kadek Yasa, Menpora juga menemui atlet para atletik Saptoyogo Purnomo yang baru menyelesaikan laga final dengan meraih perak nomor 100 meter T37 putra.
Menpora menambahkan bahwa kunjungan untuk bertemu langsung dengan para atlet yang berjuang di Nagoya merupakan kewajiban sebagai menteri yang mengurus bidang pemuda dan olahraga Indonesia.
"(Saya) harus hadir bersama atlet, bersama Chef de Mission, bersama ketua NPC, kita satu," katanya.
Ia berharap para atlet yang sedang berjuang terus menjaga fokus untuk menorehkan prestasi sekaligus menunjukkan kedigdayaan Indonesia sebagai sebuah bangsa kepada masyarakat internasional.