Ia menjelaskan, generasi muda perlu memiliki karakter patriotik yang diwujudkan melalui tindakan nyata, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta empati terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Erick menilai ketiga karakter tersebut perlu berjalan beriringan agar keberhasilan yang diraih generasi muda tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas.

"Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," ujar Menpora.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian untuk bermimpi besar dan bekerja keras dalam mewujudkan cita-cita, tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.