Menurut Erick, pemuda Indonesia harus mampu mengambil peran kepemimpinan sekaligus memiliki kesediaan untuk melayani dan membantu sesama.

β€œJadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” kata Erick.

Upacara peringatan HSP ke-98 tersebut diikuti ratusan peserta, termasuk Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, jajaran pejabat dan pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta perwakilan pemuda dari Wirasena Youth Camp dan Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP).

Erick menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan agar generasi muda Indonesia tumbuh menjadi generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan.