Posko Lampung dengan dry ice dioperasikan pada 15–18 Oktober sebanyak enam sorti dengan 4.800 kg dry ice. Hasil positif terjadi di Sumsel dengan adanya penurunan PM 2.5 dan peningkatan visibility.
Sementara di Kalimantan Tengah, sejak 26 Agustus 2026 dilakukan 48 sorti dengan 43.800 kg bahan semai NaCl. Volume curah hujan yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung mencapai 67,45 juta meter kubik.
Terdapat juga posko bantuan dari Kalsel karena kendala jarak pandang di Kalteng yang mulai dilaksanakan pada 18 Oktober sebanyak dua sorti dengan 800 kg dry ice dan 800 kg NaCl.
Berdasarkan laporan dari lapangan, terdapat hujan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kapuas, Gunung Mas, dan Barito Timur.
Di Kalimantan Selatan, sejak 10 Oktober dilakukan 23 sorti dengan 23.000 kg bahan semai NaCl. Posko Kalimantan Selatan menggunakan dua unit armada pesawat.