NADIKABAR.COM — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) intensif dan dilakukan secara khusus di empat provinsi terdampak.
"Sekarang kita coba pakai dry ice untuk memecah asap sehingga matahari bisa sedikit masuk sebagai pengungkit munculnya benih awan hujan. Baru dihantam pakai OMC NaCl. Alhamdulillah di beberapa kabupaten dilaporkan mulai turun hujan," ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan bahwa OMC saat ini dilakukan di empat provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Secara rinci sampai 20 Oktober 2026, di Sumatera Selatan sejak 16 Oktober dilakukan delapan sorti dengan bahan semai 1.600 kg NaCl dan 4.000 kg bahan semai dry ice.
Untuk Sumsel, selain dari Posko Palembang, OMC dry ice ini juga didukung dari Posko Lampung untuk antisipasi jika terjadi kendala jarak pandang di Palembang.