"Kita perlu banyak agen-agen perlindungan sosial untuk membantu masyarakat terdekat. Namanya Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Yang terdekat jangan sampai terlewat," kata Mensos.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut dia, jumlah siswa Sekolah Rakyat di Banyumas tahun ajaran 2026/2027 tercatat sebanyak 323 orang, terdiri atas 187 siswa tingkat SMP dan 134 siswa tingkat SMA.
Ia menyoroti pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) di Banyumas sejak awal 2026. Evaluasi program tersebut menemukan warga yang sebenarnya mampu secara ekonomi masih tercatat sebagai penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.
Oleh karena itu, Sadewo mengharapkan koordinasi dengan Kementerian Sosial dapat memperbaiki akurasi data sehingga program pendidikan dan perlindungan sosial semakin tepat sasaran.