"Seperti di sini (Sumedang) yang sekarang sudah 98 persen ini. Insya Allah beberapa bulan ke depan sudah bisa 100 persen. Tanahnya ini disediakan oleh Pak Bupati. Pembangunannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Bapak Presiden Prabowo. Penanggungjawab operasionalnya adalah Kementerian Sosial dibantu dengan berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah," jelasnya.
Selain mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga aktif mengajak masyarakat mendaftar Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Langkah tersebut dilakukan guna memperluas jangkauan dan efektivitas penyaluran bantuan sosial di wilayah Sumedang.
"Saya terima kasih, memang Sumedang selalu di depan. Sumedang sudah bisa mencapai target lebih dari 50 persen warganya sudah terdaftar di Perlinsos (Digital)," tutur Gus Ipul.
Dia menambahkan bahwa pemerintah mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi menjadi Agen Perlinsos. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, para agen akan membantu orang di sekitarnya yang membutuhkan bantuan sosial namun belum terdaftar, melalui pendaftaran bansos secara digital.
"Selama ini ditengarai bantuan sosial itu banyak yang tidak tepat sasaran. Nah dengan adanya digitalisasi bansos lewat salah satu strateginya adalah perlinsos atau pelindungan sosial dengan menggunakan teknologi ini bisa menjangkau lebih banyak lagi, dan mampu memberikan data-data yang lebih akurat untuk bisa disalurkan bantuan-bantuan dari pemerintah," ungkapnya.