Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir juga menegaskan komitmen daerahnya dalam mendukung penguatan program kesejahteraan masyarakat. Pihaknya telah memobilisasi dan mengorkestrasi seluruh elemen warga, mulai dari pilar sosial, akademisi, hingga penyuluh agama untuk bertugas sebagai Agen Perlinsos.

"Kita mobilisasi, orkestrasi, termasuk akademisi, bisnis, komunitas, government, semuanya dilibatkan untuk memperbanyak agen. Disamping agen dari pendamping PKH, penyuluh agama, seluruh pimpinan SKPD jadi agen juga, para camat jadi agen, desa, RT dan RW," ujar Dony.

Dalam sambutannya, Dony juga menyampaikan pihaknya turut aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Setidaknya 150 Kepala Keluarga (KK) telah diajukan untuk memperoleh bantuan renovasi rumah tidak layak huni pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Alhamdulillah, orang tua siswa Sekolah Rakyat, 150 KK, sudah mengusulkan untuk rumah tidak layak huni, untuk rutilahu dari BSPS. Dan 120 rumahnya (diantaranya) telah disetujui. Insya Allah Pak Menteri, Bulan November ini, 120 rumah akan dibangun bagi orang tua siswa Sekolah rakyat," pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, dan Kepala Dinas Sosial Sumedang Agus Kori Hidayat. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumedang Andri Indra Widianto, Kepala Dinas Pendidikan Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, Jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemensos serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumedang.